Nilai
Mengapa nilai begitu penting?
Sepertinya nilai sudah menjadi prioritas dalam
pendidikan di sekolah, di sekolah itu ada istilah ranking dan yang mendapatkan
ranking itu pasti yang nilainya tinggi. Tapikan kapasitas kecerdasan seseorang
berbeda-beda, ada yang mudah dalam memahami pelajaran dan ada juga yang
sebaliknya. Jadi hanya orang-orang yang nilainya tinggilah yang mendapatkan
sebuah penghargaan, sedangkan yang lain tidak. Terus yang nilainya kurang tidak
mendapatkan apa-apa dong? kalau menurut saya sih agak kurang adil, karena
gurukan tidak tahu siswa yang mendapatkan nilai tinggi itu pure hasil kerja
kerasnya tau bukan. Bisa sajakan nilai tinggi itu hasil mencontek, ko jatuhnya
malah menjadi seperti sebuah permainan yah, dimana yang mendapatkan score
tertinggi maka dia lah yang menjadi pemenangnya.
Apakah sekolah hanya untuk mendapatkan nilai
yang tinggi? kalau memamng iya, apa gunanya nilai tersebut? apakah akan
mempengaruhi masa depan kita?
Kalau tujuannya seperti itu, jelas itu sangat
tidak adil karena semua orang tidak memiliki tingkat kecerdasan yang sama dan setiap
orang juga memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing dalam dirinya. Otomatis
hanya orang-orang yang memiliki nilai tinggilah yang akan selalu disanjung,
dipuji dan mendapatkan sebuah penghargaan. Mungkin sebagai pendidik beropini
dengan mengadakan juara-juara kelas itu akan memacu anak untuk lebih berusaha
lagi supaya dapat mengalahkan temannya yang mendapatkan juara kelas. Tapikan pendidik
tidak tahu bahwa banyak juga peserta didik yang berpikir “ah paling si A lagi
yang jadi juara, diakan pinter” dan siswa yang malah menjadi pustus asa. Apalagi
jika orang tuanya mengharuskan agar anaknya mendapatkan juara kelas, sedangkan
anaknya itu tidak begitu mahir dalam akademiknya pasti anak tersebut akan
tertekan dan melakukan cara apa pun untuk mendapatkan juara itu, mungkin ada
yang mencontek bahkan ada yang sampai mencuri kunci jawaban dari gurunya.
Ada yang berpendapat bahwa nilai tinggi itu
mencerminkan bahwa anak tersebut pintar, syukur kalau memang pure hasil sendiri
tapi kalau tidak? Sepertinya yang harus di unggulkan adalah kejujuran bukan
nilai, karena dengan anak bersikap jujur berapa pun nilainya pasti itu yang
terbaik yang telah diusahakan oleh siswa tersebut, pintar dan nilai tinggi
kadang malah menjadikan seseorang sombong dan bahkan menyalah gunakan
kepintarannya tersebut. Contohnya: Saya yakin para pejabat itu pintar dan
cerdas hanya saja kurang dalam kejujurannya, makanya banyak pejabat yang
mengambil hak rakyat, pintarnya itu digunakan untuk mencuri hak orang lain atau
korupsi. Memang tidak semua pejabat, tapi pasti adakan yang seperti itu 😏.

Komentar
Posting Komentar