Guru Kreatif
Guru merupakan profesi yang mulia, karena seorang guru membutuhkan kesungguhan, keseriusan dan ketulusan dari hati dalam mengajar murid-muridnya. Seorang guru harus amanah dalam menjalankan tugasnya. Guru merupakan teladan bagi anak muridnya, maka dari itu guru harus memiliki kepribadian yang baik supaya dapat ditiru oleh muridnya.
Seorang guru yang sadar akan profesinya tersebut hendaknya jangan hanya menjalankan rutinitas hariannya dengan mengajar saja, melainkan guru juga harus memperhatikan aspek-aspek lain dalam menunjang kualitas pengajarran dikelas. Guru harus berkomitmen dalam mendidik dengan tujuan untuk melahirkan generasi bangsa yang unggul dan cerdas.
Pada Kurikulum 2013 guru dituntut untuk menjadi lebih kreatif dalam melaksanakan pembelajaran, guru harus mampu mengeksplorasi semua potensi dan kemampuan yang ada pada diriinya. Guru harus selalu memperbaharui atau meng-update model dan juga metode pembelajarannya dengan mengikuti perkembangan zaman, sehingga aktifitas pembelajaran dapat disesuaikan dengan hal-hal yang sedang digemari oleh anak. Guru harus sensitif dengan keadaan kelas, seperti mengetahui tingkat kejenuhan anak dalam belajar dan mencarikan solusinya. Jika anak sudah mulai bosan atau jenuh, guru dapat mengajak anak untuk bernyanyi tanpa keluar dari materi pembelajaran. Seperti pada saat guru menjelaskan bagaimana cara makan yang baik, grur dapat mengajak anak untuk menyanyikan lagu "Makan Jangan Bersuara". Guru yang kreatif pasti mengetahui bagaimana caranya mengatasi segala permasalahan yang ada dikelas.
Sumber:
Seorang guru yang sadar akan profesinya tersebut hendaknya jangan hanya menjalankan rutinitas hariannya dengan mengajar saja, melainkan guru juga harus memperhatikan aspek-aspek lain dalam menunjang kualitas pengajarran dikelas. Guru harus berkomitmen dalam mendidik dengan tujuan untuk melahirkan generasi bangsa yang unggul dan cerdas.
Pada Kurikulum 2013 guru dituntut untuk menjadi lebih kreatif dalam melaksanakan pembelajaran, guru harus mampu mengeksplorasi semua potensi dan kemampuan yang ada pada diriinya. Guru harus selalu memperbaharui atau meng-update model dan juga metode pembelajarannya dengan mengikuti perkembangan zaman, sehingga aktifitas pembelajaran dapat disesuaikan dengan hal-hal yang sedang digemari oleh anak. Guru harus sensitif dengan keadaan kelas, seperti mengetahui tingkat kejenuhan anak dalam belajar dan mencarikan solusinya. Jika anak sudah mulai bosan atau jenuh, guru dapat mengajak anak untuk bernyanyi tanpa keluar dari materi pembelajaran. Seperti pada saat guru menjelaskan bagaimana cara makan yang baik, grur dapat mengajak anak untuk menyanyikan lagu "Makan Jangan Bersuara". Guru yang kreatif pasti mengetahui bagaimana caranya mengatasi segala permasalahan yang ada dikelas.
Sumber:
Mulyasa, E. 2017. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Komentar
Posting Komentar